Tilawah Al Qur'an MP3

Download Tilawah Al Qur'an 30 Juz dari berbagai Qori.

sad


Saturday, August 13, 2016

Sukses Bukan Milik yang IPK Tinggi Saja, 6 Filosofi Pak Habibie yang Harus Diingat Anak Muda

Siapa di antara kamu yang ingin meraih kesuksesan? Tentu, tidak ada satu orang pun yang tak menginginkannya. Mayoritas dari kita semua pasti ingin mengukir keberhasilan. Namun untuk bisa mewujudkan hal tersebut kita harus mengetahui formulasi mencapai kesuksesan. Untuk itu diperlukan bekal khusus agar perjalanan menuju keberhasilan lebih mudah dilalui. Dalam artikel ini IDNtimes akan mengajakmu melihat langsung apa saja pesan dari Pak Habibie untuk anak muda yang ingin mencetak keberhasilan secepat mungkin:

1. Keberhasilan bukanlah milik orang yang pintar. Keberhasilan adalah kepunyaan mereka yang senantiasa berusaha

Dalam video wawancara yang dilakukan dengan Samsung Pak Habibie pernah berkata kalau, “Percuma Anda memiliki IQ tinggi tapi pemalas. Yang penting adalah Anda sehat dan mau berkorban meraih apa yang diinginkan”. Kalimat Pak Habibie ini mengajarkan pada kita bahwa kecerdasan intelektual bukanlah satu-satunya faktor penentu kesukesan. Ada faktor lain yang lebih penting yakni kerja keras. Sepintar dan secerdas apapun seseorang kalau dia tidak memiliki totalitas dalam mengejar mimpinya maka itu semua akan percuma, Jadi bagi anak muda yang sedang gencar mewujudkan cita-cita bekerjalah secara sungguh-sungguh. Karena meskipun kamu pintar tapi kalau tak mau kerja keras maka kesuksesan pasti akan menjauh.

2. Jangan pernah berhenti mengejar yang kamu impikan meski apa yang didamba belum ada di depan mata

Apakah kamu pernah menyaksikan film Habibie Ainun? Jika ya, pasti kamu telah menyaksikan bagaimana perjuangan BJ Habibie dalam meraih kesuksesannya. Di film tersebut diceritakan bagaimana sulitnya kehidupan Pak Habibie yang terbatas. Selain itu Pak Habibie juga pernah merasakan tidak enaknya diremehkan oleh sesama pekerja di sana. Beberapa kali idenya ditolak dan dianggap tak meyakinkan. Namun semua hal menyakitkan itu tak membuat seorang Habibie menyerah. Sebaliknya ia terus berusaha hingga akhirnya apa yang beliau impikan dapat terwujud. Dari kisah beliau adalah satu pelajaran yang bisa kita ambil yakni, “Jangan pernah menyerah”. Ketika apa yang diinginkan belum tercapai, kamu tak boleh berhenti. Bahkan jika perlu kamu harus menambah “mesin semangat” untuk tetap bisa bergerak meraih apa yang kamu yakini.

3. Jadilah pribadi yang selalu siap menjalani setiap tantangan yang datang padamu

Walaupun sudah berusia 80 tahun Pak Habibie tidak pernah kehilangan semangat untuk menjalani hidup. Selain masih aktif bekerja, beliau juga disibukkan dengan beragam kegiatan mulai dari menulis buku hingga menjadi pembicara di berbagai acara. Bagi mantan Presiden Indonesia ketiga ini, selama belum menutup mata ia akan “menantang” dirinya untuk terus berkarya. Spirit hidup ala Pak Habibie yang selalu siap itulah yang wajib kamu tiru. Sebagai anak muda kamu juga harus selalu siaga menghadapi tantangan dalam hidup kapan dan di mana saja. Kesiapan berhadapan dengan berbagai kemungkinan juga terlihat pada produk Samsung Note 7. Gadget ini berusaha mengakomodasi kebutuhan pengguna dengan fiturnya yang beragam. Jadi secara singkat Samsung berusaha menyediakan gadget yang siap membantu kebutuhan pengguna kapan dan di mana saja.

4. Meraih masa depan yang cerah tidak akan didapat dengan mudah. Kamu harus mau berkorban untuk mendapatkan hal tersebut

Pelajaran hidup yang penting diketahui oleh anak muda dari Pak Habibie adalah meraih kesuksesan itu bukanlah perkara mudah. Bahkan kamu bisa jadi harus merasakan jatuh berkali-kali demi meraih apa kamu inginkan. Filosofi meraih kesuksesan ini juga selaras dengan pendapat Soichiro Honda yang mengatakan “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi mereka tidak melihat 99% kegagalan saya” yang secara tersirat berarti untuk meraih keberhasilan kamu harus bersusah payah terlebih dahulu.  Tidak ada keberhasilan yang didapat dengan cara mudah dan cepat. Sebaliknya kemungkinan besar kamu harus merasakan sakitnya kegagalan hingga akhirnya benar-benar mengecap keberhasilan.

5. Apabila kamu sudah memutuskan menekuni suatu bidang, jadilah orang yang konsisten. Itu adalah kunci keberhasilan yang sebenarnya

Tidak hanya kemauan untuk bekerja keras, formula lainnya yang juga tak kalah penting untuk diterapkan adalah konsistensi ketika menekuni sebuah bidang. Pak Habibie mengatakan ketika ia memutuskan untuk menjadi insinyur penerbangan, ia fokus di ranah tersebut. Sekalipun dihadapkan dengan berbagai tantangan ia tidak lantas keluar dan putar arah. Sebaliknya beliau justru menekuni bidang tersebut hingga sekarang berhasil menjadi salah satu ahli penerbangan terbaik di Indonesia bahkan dunia. Dari pengalaman Pak Habibie itu kita mendapat pelajaran kalau untuk menjadi orang yang ahli dibutuhkan konsisten mempelajari satu hal secara mendalam. Jika kamu misalnya sudah memutuskan untuk menjadi penulis teruslah asah bakatmu tersebut hingga menjadi penulis profesional. Jangan mudah patah semangat ketika orang tidak menyukai karyamu. Buat tulisan lebih banyak lagi hingga suatu saat tulisanmu disukai.

>>> Published by Priscilla Immaculata Silaen 10 Agustus 2016 (IDTimes.com) <<<

Sunday, July 24, 2016

[ROOT] [How To] Install Google Play Store On Amazon 7" Kindle Fire HD

We All Know The Amazon Appstore Has A Huge Selection When It Comes To Music, Movies, And Books, The Same Cannot Be Said For Apps.
Despite The Fact That The Kindle Fire HD Is An Android Based Tablet It Doesn’t Officially Have Access To The Google Play Store.
We Also Know We Can Sideload Apps But It’s Much Nicer To Have The Google Play Store App On Your Kindle Fire HD.

I'll Show You How To Install And Setup The Latest Version Of The Google Play Store.

Just Follow This Easy Step By Step Instructions

Step By Step Instructions:

- Step 1: First Download All Of The Following Files:
Account And Sync Settings-2.3.4.apk
Google Login Service-4.0.3-239410.apk
Google Play services-3.1.59 (736673-34) .apk
Google Play Store-4.1.10.apk
Google Services Framework-4.0.4-338691.apk
Vending.apk
ES File Explorer-3.0.5.apk - If You Don't Have Any File Explorer You Can Download One From The Amazon Appstore (I Reccommend Using ES File Explorer, It's The Better One).

- Step 2: Then Transfer All Of Them To The Kindle Fire HD.

- Step 3: Go To ES File Explorer, Go Into 'Tools' >'Root Explorer' >'Mount R/W' And Set Both To 'RW'.
Click image for larger version

Name: Screenshot_2013-07-15-14-34-44.jpg
Views: 26561
Size: 24.4 KB
ID: 2118929 Click image for larger version

Name: Screenshot_2013-07-15-14-34-55.jpg
Views: 24771
Size: 28.2 KB
ID: 2118930 Click image for larger version

Name: Screenshot_2013-07-15-14-35-09.jpg
Views: 21539
Size: 22.2 KB
ID: 2118931

- Step 4: Now You Can Just Install (In That Order):
Account And Sync Settings-2.3.4.apk
Google Services Framework-4.0.4-338691.apk
Google Login Service-4.0.3-239410.apk
Google Play services-3.1.59 (736673-34) .apk
Or You Can Copy Those Files To system/app Folder (Without The Google Play Services App, Intall That One).
Click image for larger version

Name: Screenshot_2013-07-15-15-53-29.jpg
Views: 29946
Size: 34.0 KB
ID: 2118932 Click image for larger version

Name: Screenshot_2013-07-15-15-53-33.jpg
Views: 28077
Size: 25.7 KB
ID: 2118933

- Step 5: Reboot Your Device.

- Step 6: Now Copy The Vending.apk To system/app Folder (Copy It). Then Tap The Vending.apk And Replace It.
Click image for larger version

Name: Screenshot_2013-07-15-15-53-29.jpg
Views: 29946
Size: 34.0 KB
ID: 2118932 Click image for larger version

Name: Screenshot_2013-07-15-15-53-33.jpg
Views: 28077
Size: 25.7 KB
ID: 2118933

- Step 7: Reboot Your Device Once Again.

- Step 8: At This Point You Can See The 'Android Market' App In The 'Apps Drawer'. Now You Can Just Open The App And Set Your Account, Or Update To Google Play Store.

- Step 9: Updating To Google Play Store. Search For Google Play Store-4.1.10.apk You Downloaded, Tap To Install And Replace It.

- Step 10: Reboot Your Device.

You're Done!

Now You Can Enjoy Those Apps, Music, Movies, And Books From The Google Play Store. Your 7" Kindle Fire HD Just Got Better.
Enjoy And Be Sure To Let Me know If You Have Any Issues Or Questions.

Cara Root Lenovo S890 Tanpa PC


Kebetulan ane pake Lenovo S890 ini gan. Gadgetnya lumayan awet gan, udah dipake hampir 3 tahun.
Ok, langsung aja ya gan, sesuai dengan judulnya, ane akan ngasih tutorial untuk melakukan root Lenovo S890 tanpa menggunakan PC. Berikut langkah2nya:

1. Download lalu Install aplikasi Framaroot. (Download di sini gan)
2. Jalankan aplikasi Framaroot yang diinstall tadi.
3. Pada aplikasi Framaroot, pilih "Install SuperSU" lalu tekan "Boormir"


(lihat gambar)


4. Tunggu beberapa detik maka akan muncul notifikasi sukses
5. Reboot smartphone agan.

6. Tunggu hingga Prosess Reboot selesai lalu cari SupserSU di Menu. Jika sudah ada, berarti proses Root Lenovo S890 tanpa menggunakan PC telah berhasil.

Sekian tutorial kali ini, smoga bermanfaat.

Tuesday, March 15, 2016

Kiat Sukses Muhammad Al Fatih

kiat sukses 

Mengambil Hikmah Kiat Sukses Dari Sang Penakluk.

Kiat sukses itu banyak, namun sekarang kita akan belajar kiat sukses dari sebaik-baiknya raja menurut Rasulullah saw. Beliau adalah Sultan Muhammad Al Fatih, sang Penakluk Konstantinopel. Penaklukan Konstantinopel sebenarnya sudah disebutkan oleh Rasulullah saw melalui beberapa hadits. Kemudian, banyak raja yang mencoba untuk membuktikan ramalan itu. Semuanya gagal, kecuali Muhammad Al Fatih. Beliaulah sebaik-baiknya raja seperti yang disebutkan oleh Rasulullah saw.

Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]

Namun, meski sudah diramalkan oleh Rasulullah saw, adalah tidak mudah untuk menaklukan kota Konstantinopel. Banyak raja-raja sebelumnya yang mencoba, tetapi baru Sultan Al Fatih yang mampu menaklukannya. Apa rahasianya? Inilah kiat sukses yang akan kita coba bahas kali ini.

Kiat Sukses Pertama: Persiapan Matang

Persiapan Pribadi Adalah Kiat Sukses Yang Utama

Sejak kecil, Sultan Al Fatih sudah memiliki cita-cita untuk menjadi penakluk Konstantinopel. Apa yang beliau lakukan? Ya, mempersiapkan diri. Beliau mempelajari usaha-usaha yang pernah dilakukan oleh raja Islam sebelumnya. Percobaan dimulai pada zaman Mu’awiyah bin Abi Sufyan (tahun 44 H). Setidaknya ada 6 kerajaan besar yang sudah mencoba sebelumnya. Usaha-usaha itu dipelajarinya.

Apa hikmahnya? Meski sudah diramalkan oleh Rasulullah saw, namun persiapan matang untuk ihktiar yang optimal tetap perlu dilakukan. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita mempersiapkan sebaik-baiknya diri kita untuk mencapai cita-cita kita?

Bukan hanya belajar dari sejarah. Al fatih, sejak kecil sudah digembleng dengan ilmu strategi perang dan tentu saja tidak lupa ilmu-ilmu agama dengan bimbingan seorang murabbi kharismatik saat itu. Tujuannya tiada lain, untuk kejayaan Islam. Ilmu agama dan ilmu militer keduanya dipelajari, tidak hanya salah satu. Islam memang tidak membeda-bedakan ilmu. Selama untuk mendekatkan diri dengan Allah, itulah ilmu yang bermanfaat.

Al-Qur’an, hadits, fiqih, bahasa (Arab, Parsi dan Turki), matematika, falak, sejarah, ilmu peperangan dan sebagainya adalah ilmu-ilmu yang dipelajari oleh Al Fatih. Sehingga Muhammad Al Fatih dikenal dengan ketinggian pribadinya.

Persiapan Pasukan

Saat akan menyerbu, Al Fatih menyiapkan 250 ribu tentara. Jumlah yang banyak. Sekali lagi, ini menunjukan bahwa jika kita mau berusaha, usahanya memang harus optimal. Tidak cukup mengatakan “saya sudah berusaha”. Kerahkan semua yang ada, jangan seadanya.

Selain besar dalam jumlah, Al Fatih juga membina tentaranya dengan semangat jihad. Bukan hanya menerpa fisiknya saja, tetapi ruhaninya pun disentuh karena ini justru sumber kekuatan utama. Sebelum perang pun, Al Fatih, berkhutbah terlebih dahulu di depan pasukannya tentang ketinggian jihad dan harapan kemenangan demi kejayaan Islam.

Optimalisasi ikhtiar juga diterapkan dalam hal teknologi. Bukan hanya mengandalkan jumlah dan semangat, namun teknologi militer tercanggih pun digunakan (saat itu meriam). Ini juga mengandung hikmah bagi kita semua, untuk tetap berusaha menguasai teknologi terbaru. Memang, di akhirat tidak akan ditanya teknologi, tetapi teknologi bisa digunakan untuk kejayaan Islam. Tetaplah belajar teknologi.

Persiapan Strategi

Sebelum berperang, Al Fatih, beserta guru dan tangan kanannya mempersiapkan strategi dengan teliti. Tidak, beliau tidak asal bertindak. Tetapi beliau bertindak dengan matang, dibekali oleh persiapan pribadi, pasukan, teknologi, dan tentu saja strategi yang jitu. Ilmu sebelum amal benar-benar dilakukan oleh Al Fatih. Tidak asal bertindak.

Kesabaran Dalam Berperang

Kiat sukses selanjutnya ialah kesabaran. Mulai dari kesabaran dalam mempersiapkan diri sampai kesabaran dalam berperang. Seperti dijelaskan diatas, bahwa Muhammad Al Fatih tidak terburu-buru menyerang, tetapi berbagai persiapan dilakukan terlebih dahulu.

Kemudian, saat peperangan dimulai, diperlukan waktu 54 hari untuk menaklukan kota Konstantinopel. Hampir dua bulan, hidup dalam peperangan, capek, dan nyawa terancam. Tetapi Muhammad Al Fatih dan pasukan tetap teguh dalam usahanya menaklukan kota Konstantinopel. Inilah yang disebut sabar, sabar saat berusaha, bukan sabar yang diam atau menyerah.

Artinya kita pun perlu memiliki kesabaran dalam meraih cita-cita kita. Kita harus sabar mulai dari persiapan dan sabar dalam menempuh perjalanan menuju tujuan kita. Ini kiat sukses sederhana, namun sedikit sekali orang yang mau melakukannya. Mudah-mudahan kiat sukses ini tambah meresap dan menghujam ke hati kita.

“Bermunajat hanya kepada Allah, jauhkan diri dari maksiat, bertahajjud pada malam hari dan berpuasalah pada esok hari.” – Muhammad Al Fatih

Kesimpulan

Setelah saya memetik hikmah dari perjuangan idola saya, Al Fatih, saya memutuskan untuk mengoptimalisasi semua usaha yang selama ini saya lakukan. Saya sadar, untuk mencapai sesuatu yang luar biasa diperlukan persiapan dan usaha yang luar biasa sambil tidak lupa tetap meminta pertolongan dari Allah.

Saat Anda mengatakan susah, artinya memang perlu membina diri atau mempersiapkan diri agar apa yang ada dihadapan Anda menjadi bisa dilakukan.

Semoga, saya dan Anda bisa mewarisi kiat sukses dari Al Fatih, sehingga akan muncul Al Fatih-Al Fatih baru yang siap menyosong masa depan untuk kejayaan umat Islam. Yuk, mulai sekarang kita menerapkan kiat sukses yang luar biasa ini.
Kiat sukses lain dari Muhammad Al Fatih

Kekuatan Visi – The Power Of Vision

Mengapa Kita Memerlukan Kekuatan Visi

kekuatan visi

Sebelum kita membahas apa itu kekuatan visi dan apa manfaatnya untuk kita, saya ingin sedikit menjelaskan apa itu visi bagi Anda yang belum memahaminya. Sebab kita tidak akan bisa mendapatkan kekuatan visi jika kita belum memahami apa itu visi.

Saya akan jelaskan dengan sederhana, visi itu adalah gambaran masa depan Anda sesuai dengan peran yang Anda lakoni saat ini. Sebagai seorang ayah, mau menjadi ayah seperti apa nanti. Sebagai seorang pebisnis, mau menjadi pebisnis seperti apa nanti. begitu juga sebagai seorang karyawan, mau menjadi karyawan seperti apa nanti. Kata kunci visi adalah menjadi.

Mengapa Kekuatan Visi Begitu Penting

Saya tidak akan berteori, namun akan menyajikan bukti nyata dari seseorang yang sudah terbukti berhasil mendapatkan pencapaian luar biasa dari kekuatan visi.

Anda kenal Muhammad Al Fatih? Ya, beliau adalah penakluk Konstatinopel. Apa yang istimewa?
Kita patut belajar kepada beliau, karena menurut Rasulullah saw, beliau adalah sebaik-baiknya pemimpin sebagai dijelaskan dalam sebuah hadits,

Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]

Salah satu rahasia keberhasilan Muhammad Al Fatih adalah karena memiliki visi yang kuat. Visi bahwa Muhammad Al Fatih akan menjadi penakluk Konstaninopel, dan ini sudah ditanamkan sejak kecil. Para guru beliau selalu menanamkan visi ini sejak kecil. Beliau diyakinkan bahwa beliau akan menjadi pemimpin yang dimaksud dalam hadits tersebut.

Penaklukan Konstatinopel itu bukanlah hal yang mudah. Sudah banyak sultan-sultan yang mencoba menaklukannya namun tetap saja tidak berhasil. Jadi ini adalah pencapaian luar biasa, yang salah satu faktor keberhasilannya adalah visi yang kuat yang ditanamkan sejak kecil.

Tentu saja, bukan hanya visi yang kuat yang menjadikan beliau sukses. Namun berbagai persiapan, pengorbanan, dan kesabaran juga memiliki peran dalam penaklukan itu. Tetapi semua persiapan dan pembangun pasukan beserta kelengkapannya berdasarkan visi yang kuat ini. Silahkan baca disini untuk membaca artikel yang menjelaskan bagaimana beliau bisa menaklukan kota tersebut.

Visi ibarat sebuah blue print atau cetak biru. Saat Anda membangun rumah, apalagi rumah besar, akan jauh lebih mudah jika Anda memiliki blue print dalam membangun rumah itu. Bukti bahwa blue print itu begitu penting, Anda harus membayar mahal seorang arsitek untuk membuatnya.

Bahkan membuat rumah kecil pun sama, ada “blue print” yang tetap menjadi panduan meski pun tidak tertulis dan hanya tergambar dalam kepala. Anda tentu sudah punya gambaran, rumah Anda akan menjadi apa, meski pun Anda tidak punya cetak biru secara fisik, tetapi ada di kepala Anda. Anda tidak akan pernah bisa membuat rumah jika Anda tidak mengetahui rumah seperti apa yang akan Anda bangun.

Kekuatan Visi Berguna Untuk Anda Dan Tim Anda

Jika Anda seorang pebisnis, maka kejelasan visi juga sangat penting untuk tim Anda. Anda harus memberitahu visi Anda kepada semua tim dan pastikan mereka memahaminya dengan baik. Seorang pemborong bangunan rumah pun memahami blue print dan mengarahkan anak buahnya sesuai blue print sehingga terbentuk rumah sesuai dengan keinginan Anda.

Inilah jawaban mengapa perusahaan-perusahaan besar selalu punya visi, karena akan memudahkan owner, pemimpin, dan semua karyawan di perusahaan itu untuk bekerja.

Kekuatan Visi Untuk Pengembangan dan Kesuksesan Pribadi

Saat Anda sudah memiliki visi yang jelas, hidup Anda akan lebih terarah dan efektif. Untuk itulah Anda juga harus memiliki visi pribadi Anda sesuai dengan peran-peran yang Anda lakoni.

Cara Menyusun Visi Pribadi

Langkah Pertama

Visi diawali oleh misi hidup Anda. Masih banyak yang keliru, menempat misi setelah visi. Hal ini karena mereka tidak memahami apa itu visi dan apa itu misi. Ya, segalanya dimulai dengan misi Anda. Mau apa Anda hidup? Sebagai seorang Muslim, ada dua misi utama yaitu sebagai hamba Allah dan khalifah di muka bumi. Jika Anda mau merumuskan misi-misi yang lebih kecil lagi, selama itu bagian dari kedua misi ini, silahkan saja.

Langkah Kedua

Setelah Anda memahami apa misi Anda, kemudian sekarang peran apa yang akan Anda lakoni dalam mengemban misi Anda. Peran yang dimaksud adalah seperti peran ayah, peran ibu, peran seorang pebisnis, peran seorang karyawan, peran sebagai tetangga, peran sebagai pemimpin, dan sebagainya. Setiap orang akan memiliki beberapa peran sekaligus. Ada peran yang sudah menjadi bawaan, ada juga peran pilihan sesuai dengan minat dan potensi Anda.

Langkah Ketiga

Dari setiap peran yang Anda lakoni, imajinasikanlah Anda ingin menjadi seperti apa nanti. Jika Anda seorang pebisnis, dalam misi sebagai hamba Allah dan khalifah, Anda ingin menjadi seorang pebisnis yang seperti apa. Gambarkanlah dengan ideal. Ya dengan ideal. Idealisasi itu penting, meski kita tahu tidak akan pernah mencapainya, namun akan mengarahkan kita untuk memberikan yang terbaik.
Oh ya, jika Anda ingin mendapatkan panduan lebih detil tentang cara membangun visi, dilengkapi dengan arahan audio, silahkan miliki produk saya Beautiful Mind Power. Bukan hanya visi yang dibahas, tetapi faktor-faktor sukses lainnya juga.

Hidup Anda Akan Berbeda

Jika Anda sudah memiliki visi yang kuat, hidup Anda akan berubah. Hidup Anda akan terarah dan semua yang Anda lakukan akan efektif. Dan yang lebih penting adalah kekuatan visi itu menjadikan hidup Anda lebih bermakna sesuai dengan misi hidup manusia.
Muhammad Al Fatih memiliki visi menjadi penakluk, karena memang peran beliau sebagai sultan. Mungkin Anda tidak menjadi penakluk kota terkuat, namun Anda bisa menjadi penakluk yang lainnya. Anda bisa menjadi seorang pengusaha besar yang membawa kebaikan untuk sebanyak-banyaknya umat. Semua itu dimulai dengan memanfaatkan kekuatan visi.

Bulatkan Tekad Dan Bertawakallah

Sepenggal Kisah Kebulatan Tekad dan Berserah Diri

tawakal

“Anaku harus sekolah tinggi. Saya akan menyekolahkan anak saya setinggi mungkin. Saya tidak mau, anak saya susah seperti saya.” tekad seorang bapak. Tekad ini muncul saat melihat anak-anak sekolah di dekat tempat kerjanya sebagai kuli bangunan.

Namun tekad ini tidaklah mendapatkan dukungan dari orang lain, termasuk dari saudara-saudaranya. Kenapa? Ya, impian menyekolahkan keempat anaknya tidak mungkin untuk ukuran seorang kuli bangunan, yang hasilnya hanya pas-pasan untuk makan. Banyak yang “menasihati” agar tidak muluk-muluk bermimpi. Katanya nanti kecewa, tidak usah memaksakan diri.

Namun tekad bapak ini sudah kuat. Tak peduli dengan kata orang lain yang melemahkan. Tak peduli dengan cibiran orang lain yang menganggapnya tidak akan berhasil. Bagaimana mungkin, banyak orang yang berpenghasilan lebih baik dan tetap, tetapi tidak mampu menyekolahkan anaknya. Sementara, seorang kuli bangunan, dengan gaji pas-pasan dan tidak tetap pula, punya mimpi ingin menyekolahkan anaknya setinggi mungkin.
Apa kata bapak ini?
“Saya serahkan saja kepada Allah. Jika Allah mengijinkan anak saya untuk sekolah tinggi, meski itu terlihat sangat sulit dan tidak mungkin, maka apa yang bisa menghalangi?”

“Manusia hanya berusaha, Allah yang menentukan. Menurut ukuran manusia saya tidak mampu, tetapi jika Allah sudah mentakdirkan anak saya sekolah tinggi, maka semua akan menjadi mungkin.”
Memang, dalam perjalan menyekolahkan anak-anak beliau tidaklah mudah. Penuh perjuangan, penuh air mata. Rasa sakit dan malu tidak pernah dihiraukannya demi meraih tekadnya. Semua kesulitan dilaluinya. Cemooh orang tidak pernah menghentikannya untuk terus menyekolahkan anak-anaknya setinggi mungkin.

Tekad yang kuat dan keyakinan akan pertolongan Allah bukan menjadikannya berpangku tangan, justru menjadikannya menjadi pribadi yang pantang menyerah. Saat kesulitan-kesulitan menghadang di depan mata, beliau selalu yakin akan ada jalan. Keyakinan inilah yang menjadikannya selalu berusaha, mencari jalan karena jalan itu ada hanya saja belum terlihat.

Dan, semuanya terbukti. Setiap masalah, sebesar apa pun masalah itu, selalu ada jalan untuk mengatasinya. Meski tidak mudah, meski berat, meski penuh dengan penderitaan, namun semua penghalang itu terbukti bisa diatasinya. Beliau tidak pernah berhenti dengan masalah, terus melaju didorong tekad yang kuat dan tawakal kepada Allah.
 
Apakah bapak ini berhasil? Ya, setelah puluhan tahun lewat apa yang menjadi impian bapak ini tercapai. Memang tidak mudah, namun sesuatu yang orang katakan tidak mungkin menjadi mungkin dengan tekad yang kuat dan tawakal. Tekad yang kuat menggerakan diri dan tawakal mempermudah mendapatkan pertolongan Allah.

Sungguh perjalanan bapak ini (kisah nyata) sesuai dengan 2 ayat Al Quran yang bisa memberikan inspirasi luar biasa kepada kita semua.

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal. (QS Ali Imaraan:159-160)

Tawakal Setelah Tekad DAN Usaha

Ada yang menarik pada ayat diatas, yang saya lihat banyak dilupakan adalah ada tawakal setelah tekad. Saya sering mendengar bahwa berusahakan semampu kita kemudian hasilnya diserahkan kepada Allah. Saya sering melihat pemahaman bahwa tawakal diletakan setelah ikhtiar. Apa ini salah? Tidak, tentu saja benar karena hal ini pun ada dalilnya:

Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dan Iman Al-Hakim dari Ja’far bin Umaiyahdari ayahnya, ia berkata:”Seorang berkata kepada Nabi saw, Aku lepaskan untaku dan (lalu) akubertawakal?. Nabi Bersabda: Ikatlah, kemudian bertawakalah” Dalam hadist lain di sebutkan: “Amir bin Umaiyah ra berkata: ‘Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, Apakah aku ikat dahulu (tungganganku)lalu aku bertawakal kepada Allah, atau aku lepaskan begitu saja lalu aku bertawakal?”. Beliaumenjawab, ‘Ikatlah kendaraan (unta)mu lalu bertawakallah‘. Imam Hakim mengetengahkan sebuah riwayat, bahwa Rasulullah telah menegaskan: “Orang yang bertawakkal adalah orang yang menebar benih di ladang, kemudian berserah dirikepada Allah“.

Sementara pada ayat QS Ali Imraan:159, tawakal diletakan setelah tekad. Artinya bertawakal kepada Allah sebelum bertindak. Dari dalil-dalil ini, saya lihat bahwa tawakal itu sebelum DAN setelah bertindak, bukan HANYA setelah bertindak. Perhatikan, kata kuncinya adalah DAN.

Tawakal sebelum bertindak agar Allah menolong, membantu, dan membimbing tindakan kita sehingga ini akan memudahkan kita untuk meraih apa yang sudah kita tekadkan. Sehingga dijelaskan pada ayat berikutnya, dimana jika Allah sudah menolong, siapa yang bisa menghalangi. Dan, tawakal setelah bertindak, kita pun kembali menyerahkan diri kepada Allah. Allah yang berhak menentukan hasil dari ikhtiar kita. Meski pun menurut manusia tidak mungkin, tetapi semua mungkin bagi Allah.

Kesimpulan

Sekarang, bulatkan tekad Anda untuk meraih impian mulia Anda. Kemudian bertawakallah kepada Allah agar Allah menolong dan membantu langkah-langkah kita dalam menggapai impian itu. Setelah berusaha, maka serahkan kembali hasilnya kepada Allah. Dengan cara ini, Anda akan merasakan semangat yang menggelora, pantang menyerah, dan ketenangan jiwa.
Bulatkan Tekad Dan Bertawakallah

Kiat Menjadi Pengusaha Sukses dengan Modal Kecil

Modal Kecil Bukan Alasan Tidak Menjadi Pengusaha Sukses

Yang penting adalah … mindset. Kiat menjadi pengusaha sukses dengan modal kecil adalah memiliki mindset yang benar dan mindset yang besar.
Bukan modal yang menentukan sukses atau tidaknya Anda sebagai pengusaha, tetapi 80% ditentukan oleh mindset.
Mindset seperti apa yang menjadikan seseorang sukses meski dia bermodalkan kecil?
Inilah yang akan dibahas pada artikel ini. Fahami artikel ini, jadikan prinsip Anda dalam membangun bisnis, maka tidak peduli sebesar apa pun modal Anda saat ini, maka Anda akan berhasil. In syaa Allah.

Tidak Apa-apa Modal Kecil Yang Penting Berpikiran Besar

Modal kecil bukan penghalang, jika Anda memiliki pikiran yang besar.
Coba Anda renungkan fakta di lapangan ini.
Ada banyak tukang bakso. Mungkin dimulai dari kebutuhan untuk mendapatkan nafkah, dia mau mendorong gerobak atau memikul pikulan bakso keliling kampung.
Dan bisa kita lihat.
Ada sebagian yang terus jualan bakso berpuluh-puluh tahun.
Ada yang beralih ke profesi lain yang hasilnya tidak jauh beda.
Sementara ada juga diantara mereka …
Memiliki kedai bakso dipinggir jalan.
Memiliki restosan bakso yang berkelas di mall-mall.
Memiliki ratusan anak buah yang menjajakan baksonya.
Apa yang Anda tangkap dari kenyataan ini?
Bukan masalah apakah dia dagang bakso dengan penghasilan yang kecil yang menentukan keberhasilan seseorang, tetapi lebih penting adalah bagaimana cara dia berpikir.
Sama-sama jualan bakso, tapi ujungnya beda. Perbedaanya adalah ada di pikiran mereka.
Jadi, tidak masalah modal Anda kecil, tapi miliki pikiran besar.
Bagaimana caranya berpikir besar?
  1. Miliki keinginan Anda akan sukses sebagai pengusaha.
  2. Miliki visi yang besar, gambaran masa depan yang Anda inginkan.
  3. Miliki optimisme bahwa Anda akan sukses.
  4. Bangun kepercayaan diri, bahwa Anda mampu membesarkan bisnis Anda, meski saat ini masih kecil.

Jadi, Bagaimana Caranya Menjadi Pengusaha Sukses Dengan Modal Kecil?

Jika Bisnis Anda Mau Besar, Anda Butuh Modal Besar

Katanya bisa dengan modal kecil?
Tidak. Jika Anda memiliki modal kecil, maka bisnis yang Anda bangun akan kecil juga. Bisnis besar akan membutuhkan modal besar.
Jika Anda ingin membangun usaha yang besar, Anda harus membangun modal atau aset. Dan itu bisa dimulai dari modal kecil.
Bisnis dengan modal kecil hanyalah awal. Gunakan bisnis kecil Anda ini, leverage it, sehingga Anda memiliki bisnis besar.
Artinya, jika Anda ingin sukses, Anda harus memiliki prioritas untuk memperbesar bisnis Anda dengan cara membangun aset. Jangan buru-buru ingin cepat menikmati. Saat Anda sudah mulai memiliki penghasilan atau keuntungan, usahakan untuk menyisihkan sebagian untuk membangun aset Anda. Istilahnya Anda harus mengumpulkan modal.
Anda bisa mengumpulkan modal dengan berbagai cara. Bisa dengan menabung dalam bentuk tunai untuk keperluan yang lebih besar, misalnya membeli aset. Atau menambah stok produk. Membangun data base pelanggan. Dan sebagainya yang memperbesar bisnis Anda.
Godaan terbesar pada pengusaha pemula ialah ingin cepat-cepat bergaya dari hasil usahanya. Tunda dulu, jangan cepat puas. Perkuat bisnis Anda, perbesar bisnis Anda.
Anda memang tidak perlu modal besar untuk memulai bisnis Anda. Tapi Anda butuh modal besar jika bisnis Anda ingin besar, maka bangunlah modal Anda secara bertahap.
Ini mindset penting selanjutnya jika Anda ingin menjadi pengusaha sukses dengan modal kecil. Ingat ini: membangun bisnis dengan modal kecil hanyalah awal, agar Anda memiliki modal besar, untuk membangun bisnis besar.
Banyak yang salah, saat mulai memiliki penghasilkan dari bisnis kecil dia meningkatkan gaya hidupnya dulu, sementara bisnis tetap kecil.

Perbesar Kapasitas Diri Anda

Ada seorang teman, dia berkesempatan mendapatkan peluang bisnis yang besar, menggiurkan. Dia mengambil peluang itu, dan tidak butuh waktu yang lama penghasilannya sudah bagus.
Tapi …
Tidak membutuhkan waktu lama juga, bisnisnya menurun kembali. Bukan pasar yang kurang. Bukan cara dia memasarkan yang kurang.
Tapi dia tidak bisa mengelola bisnisnya.
Mengapa?
Saya ibaratkan seperti Anda menemukan sebuah danau, tapi wadah yang Anda miliki cuma sebuah cangkir. Maka air yang bisa Anda dapatkan hanya satu cangkir.
Jika Anda mau air satu ember, maka Anda harus memiliki sebuah ember untuk mengambilnya. Jika mau satu drum? Ya, Anda butuh drum.
Artinya, jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak, Anda harus memiliki “wadah” yang lebih besar.
Sama halnya dengan bisnis. Jika “wadah” atau kapasitas diri Anda kecil, maka akan terhambat untuk mendapatkan hasil besar, meski Anda mendapatkan peluang yang besar. Peluang besar akan percuma jika kapasitas diri Anda kecil.
Apa itu kapasitas diri?
  • Mindset, optimisme, dan kepercayaan diri.
  • Memiliki ilmu inti bisnis yang memadai seperti pemasaran, kepemimpinan, daya ungkit, membangun sistem, dan cara mengakses sumber daya.
  • Memiliki wawasan yang luas.
Jangan terjebak hal teknis, sementara ilmu penting lainnya malah diabaikan.
Yang saya tahu, teman-teman yang saya kenal dan dia sudah berhasil, mereka tetap mengikuti pelatihan dan coaching yang biayanya cukup mahal. Karena mereka sadar akan pentingnya kapasitas diri.
Jika Anda masih berpikir “yang penting action”, artinya Anda masih berada pada tataran memulai. Jika mau memperbesar bisnis, bukan hanya action yang dibutuhkan, tetapi action yang tepat. Action yang tepat akan diketahui dari ilmu yang Anda miliki berlandasakan mindset yang positif.

Mintalah Pertolongan Allah Sejak Awal

Saya yakin, Anda sudah faham tentang pentingnya pertolongan Allah. Sayangnya banyak orang yang lupa Allah saat memulai bisnis. Mereka baru ingat Allah saat ada masalah.
Tidak salah sebenarnya, saat ada masalah ingat Allah, memang seharunya. Tapi jangan lupakan Allah saat Anda memulai. Mintalah pertolongan dan petunjuk Allah agar Anda dibimbing menjalankan bisnis yang bukan hanya akan menguntungkan tetapi juga membawa berkah.
Tawakal bukan hanya diakhir ikhtiar, tetapi dimulai sejak setelah azam, saat ikhtiar, dan setelah ikhtiar.

Kesimpulan

Sukses atau tidaknya Anda menjadi pengusaha bukan ditentukan oleh besar atau kecilnya modal, tetapi ditentukan oleh mindset Anda dan kapasitas diri Anda serta pertolongan Allah. Untuk itu belajarlah memiliki pikiran positif juga berpikir besar, tingkatkan kapasitas diri dan dekatkan diri kepada Allah agar kita mendapatkan pertolongannya.

Thursday, March 10, 2016

Karena Allah Maha Tahu



dakwatuna.com – Sahabat, begitu banyak hal-hal yang menimpa kita ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Mungkin sahabat semua pernah mengalaminya, usaha dan ikhtiar pun telah kita maksimalkan, tapi apa daya hasil yang kita peroleh tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan.

Sahabat , boleh jadi kita akan kecewa, menyesali diri, atau bahkan lebih ekstrem lagi ada yang sampai berprasangka buruk atas ketentuan Allah pada kita, ungkapan-ungkapan kekecewaan, keluhan sering kali meluncur dari lisan-lisan kita, kita beranggapan bahwa Allah tidak Adil, Allah tidak menyayangi kita karena hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Sahabat, semoga kita semua terhindar dari sikap yang demikian. Sadarkah bahwa Allah lebih mengetahui skenario yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya. Yang skenario itu mungkin tidak akan bisa dijangkau oleh akal pikiran kita, kita baru tersadar ketika hari telah berganti, waktu telah berlalu, ternyata hal yang terjadi pada kita mengandung berbagai hikmah yang luar biasa, ternyata kita baru sadar bahwa itulah yang terbaik bagi kita.

Sahabat, sekali lagi Allah lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, akal manusia sangatlah terbatas, tidak mampu mengungkap seluruh hikmah dari ketentuan Allah, boleh jadi apa yang kita inginkan, apa yang kita cintai, apa yang kita sukai ternyata itu buruk bagi kita, begitu juga sebaliknya. Sebagaimana firman Allah “…Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (QS Al-Baqarah: 216).

Sahabat, kita memang punya rencana, Allah pun punya rencana untuk kita, rencana yang terbaik buat kita, walaupun mungkin kita menganggapnya itu sebuah musibah ataupun hal yang tidak kita sukai, tetapi sekali lagi, akal manusia, nalar kita sering dihadapkan akan keterbatasan-keterbatasan yang tidak mampu mengungkap hikmah dibalik itu semua.

Wahai sahabat, kita harus senantiasa siap menghadapi itu semua, mengkondisikan diri kita terhadap hal-hal yang mungkin terjadi di luar perkiraan dan harapan kita. Tugas kita hanyalah menyempurnakan ikhtiar, berdoa, lalu bertawakal kepada Allah, hasil Allah lah yang menentukan.

Boleh jadi Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan sekarang tetapi Allah memberikan apa yang kita butuhkan, Allah lebih mengetahui kebutuhan hamba-hamba-Nya. Sahabat, itulah yang harus kita yakini bahwa semua yang terjadi adalah ketentuan terbaik dari Allah sehingga apapun yang terjadi hati kita senantiasa Ridha dan ikhlas serta lapang dada atas ketentuan Allah.

Sahabat , memang medan berbicara tak semudah medan berkhayal, medan berbuat tak semudah medan berbicara, akan tetapi sahabat marilah senantiasa kita berupaya dengan sungguh-sungguh agar kita senantiasa ridha dan ikhlas serta lapang dada atas segala ketentuan Allah kepada kita, sehingga kita terhindar dari prasangka-prasangka buruk terhadap Allah, yang itu merupakan sebuah perbuatan dosa yang akan mengotori jiwa-jiwa kita

Sahabat, apapun yang terjadi semoga kita senantiasa diberikan kemudahan oleh Allah untuk Ridha dan Ikhlas menerima ketentuan-Nya, karena Sesungguhnya Allah Lebih tahu yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya.

Wallahua’lam bi showab.

Saturday, May 30, 2015

Archive Password


All of my archive password is :

www.rusman.web.id

Thanks,
Best Regards,
Rusman Mukhlis

Sunday, May 24, 2015

Download The Flash Season 1 Complete


http://bc.vc/6I2WiA
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/UDlCZ9
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/e7wteP
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/uBzLet
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/AMGbfz
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/xM7BZ6
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/VCQfjN
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/DFCfeQ
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/25Cxkf
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/c1tEje
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/S2mcDJ
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/zk1iZm
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/om1I0U
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/HSE9zh
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/n7l8NQ
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/fOEqYo
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/FGQork
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/lDjeXT
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/8nHAXQ
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...




http://bc.vc/Jb2ZhD
https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B_XH...

Download Anime One Piece All Episode


Directed by Konosuke Uda (#1–278)
Junji Shimizu (#131–159)
Munehisa Sakai (#244–372)
Hiroaki Miyamoto (#352–679)
Toshinori Fukazawa (#663-)
Written by Junki Takegami (#1–195)
Hirohiko Uesaka (#196–)
Studio Toei Animation
Network Fuji TV (and other FNS stations)
Original run October 20, 1999 – ongoing
Episodes 696

Episode
Size
Download
 One Piece Episode 001
204.61 Mb
 One Piece Episode 002
204.61 Mb
 One Piece Episode 003
204.60 Mb
 One Piece Episode 004
204.61 Mb
 One Piece Episode 005
204.60 Mb
 One Piece Episode 006
204.59 Mb
 One Piece Episode 007
209.75 Mb
 One Piece Episode 008
191.38 Mb
 One Piece Episode 009
164.33 Mb
 One Piece Episode 010
153.42 Mb
 One Piece Episode 012
171.16 Mb
 One Piece Episode 013
179.43 Mb
 One Piece Episode 014
178.20 Mb
 One Piece Episode 015
169.89 Mb
 One Piece Episode 016
181.94 Mb
 One Piece Episode 017
180.20 Mb
 One Piece Episode 018
184.94 Mb
 One Piece Episode 019
159.75 Mb
 One Piece Episode 020
184.81 Mb
 One Piece Episode 021
154.58 Mb
 One Piece Episode 022
157.99 Mb
 One Piece Episode 023
165.50 Mb
 One Piece Episode 024
165.50 Mb
 One Piece Episode 025
207.38 Mb
 One Piece Episode 026
208.88 Mb
 One Piece Episode 028
190.35 Mb
 One Piece Episode 029
207.14 Mb
 One Piece Episode 030
182.07 Mb
 One Piece Episode 031
181.73 Mb
 One Piece Episode 032
179.73 Mb
 One Piece Episode 033
182.05 Mb
 One Piece Episode 034
178.66 Mb
 One Piece Episode 035
176.35 Mb
 One Piece Episode 036
186.36 Mb
 One Piece Episode 037
179.28 Mb
 One Piece Episode 038
175.51 Mb
 One Piece Episode 039
184.14 Mb
 One Piece Episode 040
170.58 Mb
 One Piece Episode 041
177.79 Mb
 One Piece Episode 042
175.43 Mb
 One Piece Episode 043
178.81 Mb
 One Piece Episode 044
163.49 Mb
 One Piece Episode 045
165.83 Mb
 One Piece Episode 046
171.51 Mb
 One Piece Episode 047
179.25 Mb
 One Piece Episode 048
153.16 Mb
 One Piece Episode 049
158.34 Mb
 One Piece Episode 050
159.94 Mb
 One Piece Episode 051
194.67 Mb
 One Piece Episode 052
183.06 Mb
 One Piece Episode 053
274.76 Mb
 One Piece Episode 261
289.70 Mb
 One Piece Episode 657
138.82 Mb
 One Piece Episode 658
157.39 Mb
 One Piece Episode 660
153.16 Mb
 One Piece Episode 661
122.93 Mb
 One Piece Episode 662
187.29 Mb
 One Piece Episode 663
117.61 Mb
 One Piece Episode 664
190.12 Mb
 One Piece Episode 665
228.40 Mb
 One Piece Episode 666
155.81 Mb
 One Piece Episode 667
148.17 Mb
 One Piece Episode 668
171.14 Mb
 One Piece Episode 669
151.46 Mb
 One Piece Episode 670
168.95 Mb
 One Piece Episode 671
160.41 Mb
 One Piece Episode 672
165.09 Mb
 One Piece Episode 673
171.71 Mb
 One Piece Episode 674
145.24 Mb
 One Piece Episode 675
142.92 Mb
 One Piece Episode 676
160.67 Mb
 One Piece Episode 677
190.52 Mb
 One Piece Episode 678
168.06 Mb
 One Piece Episode 679
165.10 Mb
 One Piece Episode 680
200.54 Mb
 One Piece Episode 681
183.09 Mb
 One Piece Episode 682
165.99 Mb
 One Piece Episode 683
189.77 Mb
 One Piece Episode 684
190.92 Mb
 One Piece Episode 685
221.51 Mb
 One Piece Episode 686
188.09 Mb
 One Piece Episode 687
223.41 Mb
 One Piece Episode 688
200.37 Mb
 One Piece Episode 689
254.07 Mb
 One Piece Episode 690
206.61 Mb
 One Piece Episode 691
206.01 Mb

Tuesday, May 12, 2015

Bimbingan Bahasa Arab Jilid 1 (Ust. Hamzah Abbas)

Dengarkan Kajian Pertama
Keutamaan Mempelajari Bahasa Arab



Download Kitab Pelajaran Bahasa Arab yang Digunakan

Durusul Lughah 1
Durusul Lughah 2
Durusul Lughah 3


Pertemuan Materi Download
Pertemuan ke-01 Keutamaan_Mempelajari_Bahasa_Arab
Pertemuan ke-02 Halaman_3-9_-_Ad-darsu_Al-awwal
Pertemuan ke-03 Halaman_10-11_-_Ad-darsu_Ats-tsani
Pertemuan ke-04 Halaman_12-18_-_Ad-darsu_Ats-tsalitsu
Pertemuan ke-05 Halaman_15-18_-_Murajaah_Ad-darsu_Ats-tsalitsu
Pertemuan ke-06 Halaman_19-20_-_Ad-darsu_Ar-rabiu
Pertemuan ke-07 Halaman_21-23_-Ad-darsu_Ar-rabiu
Pertemuan ke-08 Halaman_26_-_Ad-darsu_Al-khamisu
Pertemuan ke-09 Halaman_26-28_-_Ad-darsu_Al-khamisu
Pertemuan ke-10 Halaman_28-29_-_Ad-darsu_Al-khamisu
Pertemuan ke-16 Halaman_42-43__-_Ad-darsu_Ats-tsaminu
Pertemuan ke-17 Halaman_43-45_-_Ad-darsu_Ats-tsaminu
Pertemuan ke-18 Halaman_45-46_-_Ad-darsu_Ats-tsaminu
Pertemuan ke-19 Halaman_47-48_-_Ad-darsu_At-tasiu
Pertemuan ke-20 Halaman_49-50_-_Ad-darsu_At-tasiu
Pertemuan ke-21 Halaman_50-53_-_Ad-darsu_At-tasiu
Pertemuan ke-22 Halaman_54-56_-_Ad-darsu_Al-asyiru
Pertemuan ke-23 Halaman_57-58_-_Ad-darsu_Al-asyiru
Pertemuan ke-24 Halaman_58-60_-_Ad-darsu_Al-asyiru
Pertemuan ke-25 Halaman_61-62_-_Ad-darsu_Al-hadiya_Asyara
Pertemuan ke-26 Halaman_63-65_-_Ad-darsu_Ats-tsaniya_Asyara
Pertemuan ke-27 Halaman_65-67_-_Ad-darsu_Ats-tsaniya_Asyara
Pertemuan ke-28 Halaman_68-71_-_Ad-darsu_Ats-tsalitsa_Asyara
Pertemuan ke-29 Halaman_71-74_-_Ad-darsu_Ats-tsalitsa_Asyara
Pertemuan ke-30 Halaman_74-77_-_Ad-darsu_Ats-tsalitsa_Asyara
Pertemuan ke-31 Halaman_78-81_-_Ad-darsu_Ats-tsalitsa_Asyara
Pertemuan ke-32 Halaman_82-86-MurajaahAd-darsuAr-rabiaAsyara
Pertemuan ke-33 Halaman_87-91_-_Ad-Darsu_Al-Khamisa_Asyara
Pertemuan ke-34 Halaman_92_-_Ad-Darsu_As-Sadisa_Asyara
Pertemuan ke-35 Halaman_93-95_-_Ad-Darsu_As-Sadisa_Asyara
Pertemuan ke-36 Halaman_96-99_-_Ad-Darsu_As-Sabia_Asyara
Pertemuan ke-37 Halaman_100-101_-_Ad-Darsu_Ats-Tsamina_Asyara
Pertemuan ke-38 Halaman_101-104_-_Ad-Darsu_Ats-Tsamina_Asyara
Pertemuan ke-39 Halaman_105-106_-_Ad-Darsu_At-Tasia_Asyara
Pertemuan ke-40 Halaman_106-108_-_Ad-Darsu_At-Tasia_Asyara
Pertemuan ke-41 Halaman_109-111_-_Ad-Darsu_Al-Isyruna
Pertemuan ke-42 Halaman_112-113_-_Ad-Darsu_Al-Isyruna
Pertemuan ke-43 Halaman_114-116_-_Ad-Darsu_Al-Hadi_wa_Al-Isyruna
Pertemuan ke-44 Halaman_117-118_-_Ad-Darsu_Ats-Tsani_wa_Al-Isyruna
Pertemuan ke-45 Halaman_119-122_-_Ad-Darsu_Ats-Tsalitsu__wa_Al-Isyruna
Pertemuan ke-46 Halaman_120-123_-_Murajaah_hingga_Selesai_-_Ad-Darsu_Ats-Tsalitsu_wa_Al-Isyruna